Enea Bastianini mendapat dua Long Lap Penalty pada Sprint Race MotoGP Hungaria akibat insiden dengan Johann Zarco. SPORTS INFOTV, akan membahas informasi menarik mengenai motogp hari ini, simak pembahasan ini.
Steward menilai pembalap Ducati itu bersalah telah mendorong Zarco keluar lintasan. Namun Bastianini membela diri dengan menyatakan insiden tersebut merupakan akibat rangkaian kejadian yang dimulai dari senggolan Fabio Quartararo di tikungan pertama.
Bastianini mengaku sudah mengerem 18 meter lebih awal untuk menghindari benturan dengan Zarco. Masalah teknis pada perangkat ketinggian belakang motornya setelah insiden awal membuatnya kesulitan mengontrol pengereman. Sayangnya, penjelasan ini tidak cukup meyakinkan steward yang dipimpin Simon Crafar.
Hukuman ini menuai protes karena dianggap tidak mempertimbangkan faktor penyebab tidak langsung. Bastianini sebenarnya menjadi korban dari manuver Quartararo yang melakukan pengereman keras di lintasan sempit. Insiden beruntun ini menunjukkan kompleksitas penilaian pelanggaran dalam balap MotoGP.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tech3 Protes Keras Keputusan Steward
Herve Poncharal, bos tim Tech3, menyatakan kekecewaan mendalam atas keputusan steward. Menurutnya, Bastianini justru menjadi korban dari manuver agresif Quartararo yang tidak terkendali. Start sempurna Bastianini yang berhasil menempatkannya di posisi kedua menjadi sia-sia karena insiden ini.
Poncharal menegaskan bahwa timnya adalah pihak yang paling dirugikan. Bastianini tidak hanya kehilangan posisi bagus tetapi juga mendapat hukuman untuk balapan utama. Kondisi teknis motor setelah benturan pertama seharusnya menjadi pertimbangan penting dalam penilaian steward.
Bos asal Prancis itu juga menyindir metode penilaian steward yang dianggap terlalu kaku. Ia menyarankan penggunaan pendekatan yang lebih manusiawi dengan mempertimbangkan konteks keseluruhan insiden. Menurutnya, aturan harus diterapkan dengan kebijaksanaan bukan sekadar hitam putih.
Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Prediksi Seru MotoGP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone
Dampak pada Klasemen dan Balapan Utama
Hukuman dua Long Lap Penalty akan sangat mempengaruhi strategi balapan utama Bastianini. Pembalap yang sedang berjuang di klasemen ini harus bekerja ekstra keras untuk mengejar poin berharga. Posisi start yang sudah susah payah diperoleh menjadi kurang berarti.
Bastianini kini harus lebih berhati-hati dalam melakukan manuver overtake. Pelanggaran ketiga musim ini akan membuatnya berisiko mendapat hukuman lebih berat. Tekanan psikologis ini bisa mempengaruhi performa balapannya di sisa musim.
Insiden ini juga memicu debat tentang konsistensi penjatuhan hukuman di MotoGP. Beberapa pembalap merasa steward perlu lebih transparan dalam proses pengambilan keputusan. Kriteria penilaian yang jelas akan membantu tim dan pembalap memahami batasan yang boleh dilakukan.
Harapan untuk Perbaikan Sistem Penilaian
Poncharal berharap ada evaluasi sistem penilaian pelanggaran di MotoGP. Menurutnya, steward perlu mempertimbangkan seluruh rangkaian kejadian sebelum mengambil keputusan. Pendekatan yang lebih holistik akan menghasilkan keputusan yang lebih adil bagi semua pihak.
Teknologi seperti CCTV dan data telemetri seharusnya bisa dimanfaatkan lebih maksimal. Data pengereman dan sudut kemiringan motor bisa menjadi bukti objektif dalam proses penilaian. Transparansi data ini akan membantu steward mengambil keputusan yang lebih akurat.
Insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh tim. Komunikasi yang lebih baik antara tim dengan steward perlu ditingkatkan. Dialog terbuka akan membantu menyamakan persepsi tentang batasan manuver yang diperbolehkan dalam balapan. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi mengenai berita olahraga terbaru lainnya hanya dengan klik sportsinfotv.com.