Josh Giddey harus menepi cukup lama setelah mengalami cedera hamstring di kaki kirinya. Cedera itu terjadi saat Chicago Bulls menghadapi New Orleans Pelicans pada 31 Desember lalu.

Pada laga tersebut, Giddey sebenarnya tampil cukup baik sebelum cedera datang dan memaksanya meninggalkan lapangan lebih awal. Pemain asal Australia itu hanya bermain kurang dari 18 menit di paruh pertama pertandingan.
Ia mencetak 11 poin, 4 rebound, dan 3 asis sebelum terlihat berjalan tertatih-tatih menuju ruang ganti pada awal kuarter kedua. Sejak saat itu, Giddey dipastikan absen dan menjalani proses pemulihan intensif.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Absennya Giddey selama tiga pekan membuat Bulls kehilangan salah satu motor permainan mereka. Total 11 pertandingan harus dilewati, dan tim harus beradaptasi tanpa kehadiran pemain yang selama ini menjadi pengatur tempo serangan.
Dampak Absennya Giddey bagi Chicago Bulls
Tanpa Giddey, performa Bulls sempat tidak stabil. Mereka menelan lima kekalahan selama periode absennya sang guard. Aliran bola kerap tersendat, dan kreativitas serangan Bulls menurun karena kehilangan playmaker utama.
Meski demikian, Bulls perlahan mulai menemukan ritme. Dua kemenangan terakhir menjadi sinyal positif bahwa tim mulai menyesuaikan diri. Namun, tetap terasa bahwa Bulls membutuhkan sosok Giddey untuk menjaga konsistensi permainan, terutama saat menghadapi tim-tim papan atas.
Pelatih Billy Donovan mengakui bahwa absennya Giddey cukup berpengaruh. Meski tidak secara langsung menyalahkan cedera sebagai penyebab kekalahan, Donovan menilai kehadiran Giddey sangat penting untuk keseimbangan tim, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Baca Juga: Pemilik Fiorentina dan Ketua Mediacom, Rocco Commisso, Meninggal Dunia pada Usia 76 Tahun
Sinyal Positif Jelang Comeback

Kabar baik datang dari kubu Bulls menjelang laga tandang ke Minneapolis. Billy Donovan menyebut bahwa kondisi Giddey terus membaik dan tidak menunjukkan tanda-tanda kemunduran. Tim medis juga memberikan laporan positif terkait pemulihannya.
Donovan menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan tim medis. Namun, dari komunikasi yang ia terima, Giddey sudah siap secara fisik dan mental untuk kembali bermain. Jika tidak ada kendala, Giddey berpeluang tampil dalam waktu dekat.
Kembalinya Giddey tentu menjadi tambahan besar bagi Bulls. Selain kemampuan individunya, kehadiran Giddey juga memberi kepercayaan diri ekstra bagi rekan setimnya yang selama ini harus bekerja lebih keras menutup kekosongan peran tersebut.
Performa All Star yang Dinanti Kembali
Sebelum cedera, Josh Giddey sedang menjalani musim terbaiknya bersama Bulls. Setelah ditukar dari Oklahoma City Thunder pada musim panas 2024, ia langsung menjelma menjadi pemain kunci dalam sistem permainan Chicago.
Musim ini, Giddey mencatat rata-rata 19,2 poin, 8,9 rebound, dan 9 asis per gim. Ia juga sudah membukukan tujuh tripel-dobel dalam 30 pertandingan. Akurasi tembakannya terbilang solid, dengan 46 persen dari lapangan dan 38 persen dari tripoin. Billy Donovan bahkan menyebut performa Giddey layak masuk pembahasan All-Star sebelum cedera menghentikannya.
Dengan Bulls kini berada di peringkat sembilan Wilayah Timur, kembalinya Giddey diharapkan bisa menjadi dorongan penting dalam perburuan tiket playoff musim ini. Nantikan terus kabar terbaru seputar sport global menarik lainnya hanya di sportsinfotv.com.
